Berita

Bambang Soesatyo/net

Hukum

Komisi Hukum Desak Kapolri Dalami Dugaan Kriminalisasi oleh Polres Batanghari

KAMIS, 05 DESEMBER 2013 | 20:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Saat ini, Komisi III Hukum DPR sedang mendalami dugaan kriminalisasi oleh Polres Batanghari terhadap salah seorang warganya, Ariansyah.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo. Bambang pun mengatakan akan melakukan langkah yang kongkrit agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

"Kita akan mendesak juga Kapolri untuk menindak oknum pelakunya dugaan kriminalisasi di Batanghari, Jambi itu," tegas Bambang saat dihubungi beberapa saat lalu (Kamis, 5/12).


Kasus ini mencuat ketika pada Juli 2013, Ariansyah yang saat itu menjabat sebagai Kepala BKD Batanghari diduga melakukan korupsi atas proses penerimaan CPNS tahun 2009. Saat itu Ariansyah diduga meloloskan seseorang dalam seleksi administratif CPNS Formasi Guru, padahal orang itu tidak memiliki sertifikat Akta Mengajar.
 
Langkah Ariansyah meloloskan guru itu berdasarkan UU No.14/2005 dan PP No.74/2008 bahwa program Akta Mengajar sudah tidak memiliki landasan hukum. Selain itu prioritas kebutuhan guru komputer menjadi faktor utama.
 
Dalam proses seleksi tersebut tak ada sepeserpun atau pat-gulipat yang dilakukannya. Karena saat seleksi administratif ada lima kandidat yang juga tidak melampirkan Akta Mengajar dan semuanya diloloskan dalam seleksi.

Namun Polres Batanghari menjadikan laporan BPKP Jambi sebagai acuan, karena dalam laporan BPKP disebutkan negara mengalami kerugian sekitar Rp 106 juta akibat menggaji orang yang tidak memiliki Akta IV itu sejak diterima sebagai CPNS sampai terakhir Bulan Juli 2013. Ariansyah pun, seja tanggal 5 Juli 2013 sudah ditahan, dan ditangguhkan penahanannya pada 17 September. Selama proses penangguhan penahanan ini Ariansyah dikenakan wajib lapor. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya