Berita

jero wacik/net

Hukum

Sekarang Jero Wacik yang harus Mundur!

RABU, 04 DESEMBER 2013 | 09:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah kader dan pengurus Partai Demokrat ditengarai terlibat dalam kasus suap yang terkait dengan bekas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini. Karena itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat SBY harus tegas menyikapinya.

"Saya minta SBY tegas kepada kader-kadernya yang sudah jelas nama Sutan Bhatoegana, Tri Yulianto dan Jero Wacik di sebut-sebut dalam kasus SKK Migas," jelas bekas Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 4/12).

"Kalau SBY tidak berani menindak meraka, jangan-jangan SBY juga kecipratan dan saya sebagai kader arus bawah minta SBY juga mundur sebagai Ketua Umum Demokrat," sambung Tri Dianto.


Tri Dianto mengingatkan, dulu sewaktu hasil survei Partai Demokrat turun, Jero Wacik, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, mendesak Anas Urbaningrum untuk mundur dari jabatan Ketua Umum. Alasannya, Anas banyak diberitakan terkait kasus Hambalang.

Nah sekarang, sambung loyalis Anas Urbaningrum ini, elektabilitas Partai Demokrat semakin turun, dan Menteri ESDM itu ramai diberitakan diduga terkait terkait kasus SKK Migas, bahkan sudah diperika KPK kemarin.

"Kalau JW tahu etika dan konsistensi, maka saatnya sekarang JW mundur. Jangan memalukan dirinya, partainya dan pemimpinnya (SBY). Kalau tidak berani mundur, JW ganti nama saja menjadi Sengkuni," demikian jurubicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia, ormas besutan Anas ini.[zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya