Berita

endang kesumayadi/net

Polisi harus Waspadai Teman-teman Endang Kesumayadi di Kadin SBS

SELASA, 03 DESEMBER 2013 | 13:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penangkapan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Endang Kesumayadi karena terkait sabu-sabu oleh pihak Kepolisian semakin membuktikan bahwa narkoba bukan lagi 'mainan' anak muda.

"Sejak 10 tahun terakhir ini, narkoba juga sudah menjadai mainan orang dewasa yang seharusnya jadi teladan," ujar Ketua Presidium Indo Police Watch Neta S. Pane kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 3/12).

Tidak hanya di kalangan pengusaha, sambung Neta, para pejabat negara, termasuk kalangan penegak hukum, sudah banyak yang tersangkut kasus barang haram tersebut.


"Ini tidak lepas dari gaya hidup hedonis, mudah dapat uang dari KKN, dan sikap permisif Indonesia terhadap narkoba, sehingga mudah didapat. Sekarang ini ada 14 jenis baru yang berkembang di Indonesia, yang belum ada dasar hukumnya, narkoba atau tidak," ungkap Neta.

Neta menegaskan, pengusutan kasus narkoba yang melibatkan Endang Kesumayadi, petinggi Kadin Bidang Pembangunan Kawasan Perbatasan itu harus diperluas. Teman-teman Endang di organisasi Kadin pimpinan Suryo Bambang Sulisto (SBS) itu harus diwaspadai.

Karena menurut Neta, masyarakat patut curiga, jangan-jangan bukan hanya Endang Kesumayadi yang mengkonsumsi.

"Dalam teori narkoba, tidak ada yang dipakai sendiri. Itu dipakai untuk hura-hura. Melihat kondisi itu, polisi, BNN perlu mewaspadai jenis narkoba yang dipakainya itu, jangan-jangan sudah menyebar ke lingkungan dia. Polri perlu untuk menurunkan intelijennya, dan jangan segan-segan untuk menciduk kalau ada yang lain terlibat," demikian Neta. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya