Berita

Penolakan Acara Pekan Kondom Nasional Terus Bergulir

SELASA, 03 DESEMBER 2013 | 08:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Penolakan penyelenggaraan 'Pekan Kondom Nasional' dengan membagi-bagikan kondom gratis kepada para pemuda yang digelar Kementerian Kesehatan terus menuai reaksi negatif dari masyarakat.

DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) juga menolak keras program yang digelar selama sepekan sejak Minggu (1/12) kemarin itu. DPP IMM meminta Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi membatalkan program tersebut.

“Kami sangat berharap kegiatan Pekan Kondom Nasional itu jangan diisi dengan kegiatan bagi-bagi kondom secara gratis kepada pelajar dan mahasiswa, lebih baik Menteri Kesehatan mengalokasikan kegiatan tersebut untuk masyarakat miskin yang masih banyak membutuhkan jaminan kesehatan gratis ” kata Bendahara Umum DPP IMM Mora Harahap, Selasa, (3/12).


Menurutnya, pembagian kondom gratis pada acara rangkaian peringatan Hari AIDS se-Dunia  itu sama saja dengan melegalkan para pemuda berhubungan badan dengan lawan jenisnya supaya aman maka pakailah kondom. “Ini prorgram ngaur,” tegas Mora.

Menurutnya program tersebut akan memberikan pendidikan yang tidak baik kepada para pemuda. “Tolong dihentikan". Masih banyak cara yang lebih baik dan bermoral kemajuan pemuda,” tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya