Berita

Ali Masykur Musa/net

Politik

Cak Ali Anak Ideologi Gusdur

SENIN, 02 DESEMBER 2013 | 23:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pikiran dan ide-ide Abdurahman Wahid atau Gusdur harusnya tidak dilupakan oleh para capres saat ini. Dari sekian nama capres yang muncul saat ini, siapa yang pantas disebut anak ideologis dari Gusdur? Saat ini belum ada capres yang benar-benar menjadi figus Gusdur Baru. Namun, ada beberapa capres yang memang sangat paham tentang cara berpikir Gusdur, diantaranya Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) yang juga capres peserta konvensi Partai Demokrat, Ali Masykur Musa (AMM).

"Memang AMM belum bisa disebut Gusdur Baru. Namun beliau adalah orang yang paling memahami pikiran-pikiran Gusdur," ujar mantan Jurubicara Gusder, Adhie Massardi kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/12).

Menurutnya, AMM bisa disebut anak ideologi dari Gusdur jika memang benar-benar berani melaksanakan pikiran dan gagasan Gusdur, terutama dalam membina kelompok minoritas. Demikian juga dengan capres lainnya.


Sementara AMM yang sering disapa Cak Ali mengatakan, dirinya memang selalu disebut sebagai pengikut Gusdur yang setia. Sebab, secara ideologis, dirinya paling konsisten menjadikan pikiran-pikiran Gusdur sebagai inspirasi dari gerakannya. Ajaran-ajaran Gusdur yang selalu menjadi inspirasinya yaitu, demokrasi sebagai gerak Civil Society, toleransi sebagai sikap sosial, akulturasi dan pluralisme.

"Jika saya dipandang sebagai anak ideologis, saya mengapresiasinya. Mungkin karena konsistensi saya menerapkan ajaran Gusdur dalam gerakan. Namun, saya bukanlah satu-satunya. Saya hanya konsisten memperjuangkan demokrasi dan kemanusiaan," terangnya.

Menurutnya, dalam konteks pencapresan 2014, setiap capres tidak boleh melupakan sisi Gusdur. Artinya, para capres harus bisa merealisasikan kembali beragam pemikiran Gusdur dalam transisi demokrasi yang terus mengalami distorsi selama ini. Gusdur, menurutnya, memang tidak akan dipersonifikasi pada figur capres tertentu tapi, alangkah mulia jika pemikirannya menjadi bagian dari agenda dan cara berpikir capres 2014.

"Itulah yang saat ini sedang saya kembangkan," tandas pejabat Anggota Badan Pemeriksa Keuangan ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya