Berita

pesawat china/net

Dunia

China Berhasil Identifikasi Jet Tempur AS dan Jepang

SABTU, 30 NOVEMBER 2013 | 12:12 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

China telah mengerahkan dua jet tempur untuk mengidentifikasi pesawat AS dan Jepang yang terbang di wilayah udara mereka tanpa pemberitahuan. Hal ini sebagaimana disampaikan Kementerian Pertahanan China pada Jumat (29/11) di tengah eskalasi kebuntuan sengketa kepulauan di Laut China Timur.

Kantor berita resmi China, New China News (Minggu, 30/11), melaporkan bahwa dua jet tempur itu berhasil melacak dua pesawat pengintai milik AS dan 10 pesawat tempur Jepang.

"Angkatan Udara China telah menyadari pemantauan yang menargetkan zona itu (Laut China Timur) dan telah menetapkan siaga tinggi untuk mengambil langkah-langkah menghadapi ancaman udara yang beragam," kata jurubicara Angkatan Udara China, Shen Jinke.


Langkah ini diambil setelah pada 23 November lalu China menetapkan zona pertahanan udara nasional yang meliputi sebagian besar wilayah Laut China Timur yang diklaim oleh Jepang dan Korea Selatan. Semua pesawat yang melintas di wilayah ini diharuskan memberitahu terlebih dahulu ke pihak berwenang China. Jika tidak, maka China akan mengambil langkah-langkah pertahanan.

"Ini merupakan langkah tegas untuk melindungi keamanan wilayah udara negara," tandas Shen.

Namun begitu, negara-negara tetangganya dan Amerika Serikat telah menyatakan tidak akan menghormati zona baru itu dan telah mengkritik langkah tersebut, dengan mengatakan hal itu akan menimbulkan ketegangan yang tidak perlu.[ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya