Berita

Aziza al Yousef/net

Dunia

Pegiat Perempuan Menyetir Digelandang ke Kantor Polisi

SABTU, 30 NOVEMBER 2013 | 09:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pegiat kampanye menyetir untuk perempuan dihentikan polisi saat tengah mengendarai mobil di Ibukota Arab Saudi, Riyadh. Aziza al Yousef mengaku dirinya dibawa ke kantor polisi untuk diminta menandatangani perjanjian tidak menyetir kembali.

Sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 30/11), Aziza digelandang ke kantor polisi setelah mengunggah kembali foto yang memperlihatkan dirinya tengah menyetir mobil. Dalam foto yang diunggah kemarin (29/11) itu, memperlihatkan Aziza yang tengah menyetir dengan mengenakan abaya hitam dan kerudung. Rekannya, Eman al Nafjan yang mengambil foto itu dan dalam salah satu foto tampak seorang pengemudi pria mengangkat jempolnya untuk mereka.

Namun kampanye menyetir untuk perempuan ini dihentikan polisi. Keduanya digelandang ke kantor polisi untuk diminta menandatangani surat keterangan agar berhenti mengemudi.


Dua hari sebelum insiden ini, Aziza al Yousef sempat bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi untuk membahas larangan menyetir bagi perempuan di negara tersebut. Aksi Aziza ini mendapat dukungan dari sebagian besar perempuan Arab yang disaat bersamaan menggalang aksi protes mengemudi di jalanan.

Sekitar 17.000 orang sempat menandatangani petisi yang meminta agar perempuan diperbolehkan mengemudi. Mereka juga meminta penjelasan kenapa larangan seperti itu masih dipertahankan. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya