Berita

ilustrasi/net

PEMILU 2014

Langkah KPU-Lemsaneg Memutuskan Kerjasama Sudah Tepat

JUMAT, 29 NOVEMBER 2013 | 06:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemutusan kerjasama antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) merupakan keputusan yang tepat. Itu artinya, KPU dan Lemsaneg memiliki kepekaan terhadap derasnya penolakan kerjasama yang datang dari berbagai elemen masyarakat.

Demikian disampaikan Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 29/11).

"Sejak pertama kali mengangkat isu ini, saya pun sudah tegas menyatakan penolakan karena terlalu banyak keganjilan dan rawan penyimpangan apabila kerjasama tersebut benar-benar direalisasikan," ungkap Said.


Menurut Said, bila kerjasama antara KPU dan Lemsaneg ini dilanjutkan maka hal ini akan membuat rakyat kehilangan kepercayaan terhadap Pemilu. Dan dari kasus ini, KPU bisa belajar betul, bahwa ke depan, tidak boleh lagi mengambil kebijakan terkait Pemilu sesuka hati mereka sendiri.

"Setiap kebijakan Pemilu yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik harus terlebih dahulu mendengarkan pendapat masyarakat," demikian Said. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya