Berita

ilustrasi/net

Pagelaran Seni Budaya Aceh Jadi Ajang Promosi Keragaman Budaya Serambi Mekkah

JUMAT, 29 NOVEMBER 2013 | 06:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Budaya Aceh, yang kental dengan nuansa Islam, diharapkan mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat yang menyaksikan, sehingga tertarik untuk berkunjung ke Bumi Serambi Mekkah itu.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Penghubung Ir. Muhammad Badri Ismail ketika membuka Pagelaran Seni Budaya Aceh bertajuk "Semalam yang Berkesan" di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Tampak hadir menyaksikan acara tersebut perwakilan negara-negara sahabat seperti Palestina, India, Jepang dan Equador.  Dari Pemerintah Aceh sendiri hadir Wali Nanggroe Malik Mahmud.

Sementara tokoh-tokoh Aceh di Jakarta yang hadir dalam acara Rabu malam itu (27/11) adalag Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, anggota DPR dari PKS Nasir Jamil dan Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Surya Darma. Selain itu beberapa pejabat Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota juga ikut hadir.


Tampil dalam pagelaran seni yang diawali jamuan makanan khas Aceh tersebut Aleks Band dari Anjungan Aceh TMII. Usai pembacaan ayat suci Al Qur'an, sari tilawah dan shalawat Badar, dilanjutkan dengan tari Ranup Lam Puan sebagai ucapan selamat datang dan Ratoeh Jaroe.

Kolaborasi musik dan puisi pimpinan penyair Aceh Fikar W. Eda ikut menyemarakkan acara melalui puisi "Secangkir Kopi". Tak ketinggalan pula pertunjukan tradisional Aceh De Bus dan penyanyi yang tengah kondang di Aceh, Liza Aulia. Alunan merdu dari penyanyi Liza Aulia melambungkan perasaan para penonton seakan-akan benar-benar tengah berada di Aceh.

Acara diakhiri dengan penampilan Tari Saman Gayo yang sudah ditetapkan UNICEF masuk dalam "Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia" dalam sidang ke-6 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO, dua tahun lalu.

Pagelaran Seni Budaya Aceh ini baru pertama kali diselenggarakan Kantor Penghubung Pemerintah Aceh. Untuk selanjutnya direncanakan akan menjadi agenda tetap setiap tahunnya untuk lebih mempromosikan kekayaan sekaligus keragaman seni budaya Aceh. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya