Berita

FOTO:NET

Dunia

1.500 Caleg Berebut Kursi di Pemilu Mauritania

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 11:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekitar 1,2 juta penduduk Mauritania yang telah berhak memilih akan berpartisipasi dalam pemilihan umum pada Sabtu (23/11). Ini merupakan pertama kalinya Mauritania mengadakan pemilihan umum sejak kudeta militer lima tahun lalu.

Seperti dikutip VOA (Minggu, 23/11), sekitar 1.500 calon legislatif dari 74 partai berlomba-lomba memperebutkan 147 kursi parlemen dan 218 kursi dewan lokal.

Partai Persatuan untuk Republik yang dipimpin oleh Presiden Mauritania, Mohamed Ould Abdel Aziz diperkirakan masih terus akan berkuasa. Namun dalam pemilu kali ini, sebuah partai yang awalnya dilarang pemerintah karena menerapkan hukum Islam, Partai Tawasul, ikut berpatisipasi.


Pemilu ini sempat mengalami penundaan sebelumnya yang pada awalnya direncanakan diselenggarakan pada Oktober lalu. Hal ini lantaran sebagian partai oposisi terus memboikot dan menuduh pemilu ini merupakann pemilu palsu yang diselenggarakan oleh Presiden Abdel Aziz.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya