Berita

twedy noviady/net

AKSI PENYADAPAN

GMNI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Semua Kerja Sama Pertambangan dan Energi

JUMAT, 22 NOVEMBER 2013 | 13:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di satu sisi, aksi penyadapan Australia dan Amerika Serikat merupakan pelecehan terhadap kedaulatan RI. Namun di saat yang sama, kasus penyadapan tersebut juga menunjukkan lemahnya pertahanan teknologi informasi Indonesia.

Namun hal lain yang tak kalah penting,  kata Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting, kasus penyadapan tersebut juga menunjukkan bahwa pemerintah RI harus mengajari kembali Australia dan Amerika soal demokrasi dan HAM.

"Kasus penyadapan tersebut juga menjadi momentum bagi pemerintah RI untuk meninjau kembali semua kerjasama khususnya di bidang pertambangan dan energi sehingga menguntungkan kepentingan nasional RI," kata Twedy kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 22/11).


Karena itulah, ungkap Twedy, GMNI mendesak pemerintah Australia dan Amerika menyampaikan permohonan maaf kepada Indonesia. Sementara Indonesia, harus segera membekukan segala aktifitas semua lembaga yang berafiliasi kepada pemerintah Australia dan Amerika

"Indonesia harus menggugat Australia dan Amerika ke Mahkamah Internasional," demikian Twedy, sambil mengatakan bahwa Presidium GMNI juga telah melayangkan surat protes kepada Duta Besar Australia dan Amerika. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya