Berita

ilustrasi/net

Hacker Indonesia Bisa Menangkan Perang Cyber dengan Australia

JUMAT, 22 NOVEMBER 2013 | 08:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dibandingkan dengan jumlah hacker Australia, hacker Indonesia jauh lebih banyak. Karena itu, bila terjadi perang hacker antara Indonesia dan Australia maka kekuatan Indonesia mengungguli Australia.

"Lima berbanding satu," kata pakar cybercrime, M. Syaukani, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 22/11).

Menurut Syaukani, yang juga Ketua DPW Forum Akademisi IT (FAIT) kalimantan Selatan, komunitas hacker Indonesia bukan saja tumbuh di kota-kota besar saja, tetapi juga berkembang kota-kota kecil. Mereka juga piawai menggunakan teknik-teknik tinggi untuk meretas website.


"Jadi jika perang cyber terjadi, tentunya nasionalisme semua hacker Indonesia akan terusik dan akan mengakibatkan saling serang di antara hacker kedua negara. Jumlah yang besar akan menguntungkan hacker Indonesia," jelas M. Syaukani.

Perang cyber ini dimungkinkan terjadi seiring dengan aksi penyadapan Dinas Intelijen Australia kepada Presiden SBY dan sejumlah menteri. Kini, dunia maya dipenuhi dengan berbagai komentar soal hubungan antara Indonesia dan Australia. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya