Berita

ali masykur musa/net

AMM: Waspadai Perubahan Iklim!

KAMIS, 21 NOVEMBER 2013 | 20:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perubahan iklim di dunia ini sudah mengkhawatirkan. Situasi anomoli cuaca, topan haiyan, dan bencana alam yang frekuensinya semakin meningkat adalah wujud nyata perubahan iklim itu.

Demikian pendapat yang mengemuka pada Pertemuan ke-19 Conference of Parties (COP) di Warsawa, Polandia, pada Selasa-Rabu (19-20/11) kemarin. Forum tersebut dibuka Executive Director UNEP Achiem Steiner, dengan pembicara dari berbagai kalangan, diantaranya pemerintah, NGO, akademisi, pemerhati lingkungan, dan kalangan bisinis.

COP merupakan otoritas tertinggi dalam kerangka kerja PBB tentang konferensi perubahan iklim (UNFCC) yang bertanggung jawab menjaga konsistensi upaya internasional sesuai tujuan KTT Bumi 1992. Salah satu tujuan utama pembentukan konferensi tersebut adalah mengurangi pemanasan global karena efek gas rumah kaca agar tidak membahayakan iklim dunia.


Anggota COP saat ini berjumlah 195 negara termasuk Indonesia. Indonesia sebagai salah satu anggota berperan aktif dalam pelaksanaan COP. BPK RI sebagai ketua kelompok kerja audit lingkungan sedunia dipimpin oleh Ali Masykur Musa hadir sebagai delegasi mewakili WGEA dalam forum Climate Action Sustainable Innovation sebagai rangkaian COP-19 yang diadakan oleh UNEP.

Dalam pertemuan tersebut, dia menyampaikan agar industri dan teknologi ramah lingkungan di tingkatkan, pasar karbon yang konsisten dan efisien, kerjasama antar pihak, dan penataan lingkungan dalam rangka pencapaian pembangunan berkelanjutan. "Hal ini penting karena masalah perubahan iklim sudah mengkawatirkan," kata Cak Ali demikian ia disapa, dalam keterangan persnya.

Hasil pertemuan menyimpulkan perlunya kerja sama antar berbagai pihak khususnya kalangan akademisi dengan kalangan bisnis dalam aplikasi teknologi tepat guna selain pentingnya peran kepemimpinan dan kesepahaman antar pihak dalam merealisasikan tujuan mencapai pembangunan berkelanjutan demi masa depan. Cak Ali, calon Presiden Konvensi Partai Demokrat ini menghimbau agar para pengusaha berpartispasi aktif menjaga lingkungan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya