Berita

megawati soekarnoputri dan surya paloh/net

Politik

Tiga Poin Hasil Pertemuan PDI Perjuangan-Nasdem

KAMIS, 21 NOVEMBER 2013 | 20:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

PDI Perjuangan dan Partai Nasdem meminta pemilu 2014 berlangsung secara demokratis, jujur, dan aman sebagai fase transisi kepemimpinan nasional.

Demikian disampaikan Wasekjen Partai Nasdem Willy Aditya di sele-sela kunjungan Partai Nasdem ke Kantor DPP PDI Perjuangan, Jl. Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/11). Kunjungan itu dipimpin langsung Ketua Umum Nasdem Surya Paloh didampingi Sekjen Rio Capella, Ketua DPP Enggartiasto Lukita, dan Wasekjen Willy Aditya. Mereka diterima langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekjen Tjahjo Kumolo, Ketua DPP Puan Maharani dan Wasekjen Hasto Kristianto.

Menurut Willy, ada tiga poin penting yang menjadi kesepakatan awal dalam pertemuan kedua partai tersebut. Pertama, mendesak pemerintah dan KPU untuk memastikan agar Daftar Pemilih Tetap (DPT) sungguh-sungguh menjamin terpenuhinya hak konstitusional warga negara.


Kedua, meminta agar Presiden SBY segera menginstruksikan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) agar lebih fokus pada tugas utamanya di dalam membela kepentingan negara, dan menarik diri dari keterlibatannya dalam proses pemilu.

Dan ketiga, agar Mahkamah Konstitusi (MK) segera membatalkan dalil hukum yang mengizinkan pemilih untuk memilih lebih dari satu kali atau diwakilkan karena nyata-nyata bertentangan dengan UUD 1945. Sistem noken di Papua juga dipandang nyata-nyata bertentangan dengan konstitusi dan oleh karena itu harus dibatalkan.

Jelas Willy, setelah pertemuan ini akan ada pertemuan-pertemuan lanjutan dengan agenda yang lebih strategis.

"InsyaAllah bulan depan PDI Perjuangan dan Nasdem akan melakukan konsolidasi yang lebih progres secara gagasan dan lapangan," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya