Berita

TEUKU faizasyah/NET

Istana: Pemanggilan Dubes Itu Sudah Sikap Tegas

RABU, 20 NOVEMBER 2013 | 08:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kalangan Istana membantah sikap pemerintah tidak tegas terkait penyadapan yang dilakukan Intelijen Australia terhadap pejabat Indonesia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jurubicara Presiden bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah menegaskan, sikap pemerintah sangat jelas sejak isu penyadapan ini mencuat pada 29 Oktober lalu. Pemerintah sudah mengeluarkan sikap yang terukur.

Sikap Indonesia itu dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mengikuti perkembangan isu itu sendiri. Mulai dari pembicaraan antara dua menteri, hingga saat ini pemanggilan Duta Besar Indonesia untuk Australia.


"Dalam hubungan antara negara, pemanggilan Dubes sudah pada titik dimana kita menyampaikan sikap secara tegas, jelas, terang benderang bahwa ada permasalahan bilateral dengan negara lain. Tidak ada bahasa lain dalam hubungan diplomasi. Itu sudah bahasa yang tegas. Derajatnya, kalau 1-10, itu sudah 8 atau mendekati 9 bahkan," katanya saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online  pagi ini (Rabu, 20/11).

Pemanggilan Dubes RI untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema untuk konsultasi itu merupakan atas instruksi Presiden SBY melalui Menteri Luar Negeri Marty Natelegawa. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya