Berita

Komisi I dari Demokrat Tak Setuju Hubungan Diplomatik RI dengan Australia Diputus

SELASA, 19 NOVEMBER 2013 | 17:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Selain mendukung sikap pemerintah yang menarik atau memanggil pulang duta besar Indonesia di Australia, DPR juga akan mendukung pemerintah untuk mengevaluasi kehadiran Dubes Australia di Indonesia sebagai protes atas penyadapan yang dilakukan negara tersebut.

Dukungan itu disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Hayono Isman, di Gedung Nusantara II, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (19/11).

"Kehadiran mereka itu perlu dipertimbangkan lagi. Kalau memang perlu, kami mendukung kalau pemerintah kita melakukan `persona non grata` terhadap dubes Australia yang ada di Indonesia," kata Hayono Isman.


Namun demikian, ia tidak setuju bila harus ada pemutusan hubungan diplomatik antarkedua negara. Sebab hal itu dinilai dapat berdampak negatif bagi hubungan masyarakat dari kedua negara.

"Saya pikir tidak perlu sampai ke arah pemutusan hubungan diplomatik karena itu akan berdampak sangat luas, tidak hanya terhadap hubungan antarpemerintah, tetapi juga antar rakyat kedua negara," tutur Hayono, anggota Dewan Pambina Partai Demokrat yang ikut konvensi capres ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya