Berita

adhie m massardi/net

CENTURYGATE

KPK Bisa Minta Hasil Sadapan AS dan Australia

SELASA, 19 NOVEMBER 2013 | 12:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Secara diplomatik dan tata pergaulan antar-bangsa, penyadapan intelijen AS dan Australia terhadap presiden, wapres dan sejumlah pejabat penting RI merupakan pelanggaran berat. Karena itu rakyat Indonesia harus mengutuk perbuatan mereka.
 
Tapi sebagai lembaga penegak hukum yang sedang melakukan tugas menegakkan prinsip-prinsip clean government and good governance yang disepakati dunia internasional (PBB), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak boleh terjebak dalam hiruk-pikuk dan retorika politik itu.
 
Hal ini diungkapkan koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie M Massardi kepada Rakyat Merdeka Online, siang ini (19/11).
 

 
"Demi hukum, terutama untuk melengkapi penuntasan skandal rekayasa bailout Bank Century, KPK bisa dan harus minta hasil sadapan intelijen AS dan Australia itu. Terutama menyangkut Presiden SBY, Menkeu (waktu itu) Sri Mulyani, dan Boediono, baik saat menjadi gubernur Bank Indonesia maupun setelah jadi wapres," ujar Adhie.
 
Menurut jubir presiden era Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) ini, sadapan paling penting yang harus diminta KPK kepada intelijen AS dan Australia adalah rekaman percakapan SBY, Sri Mulyani dan Boedino pada awal November 2008.
 
"Kita tahu, awal November 2008 itu, SBY sedang di Washington, AS, untuk menghadiri pertemuan G-20. Saat itu adalah detik-detik menjelang digelontorkannya triliunan rupiah uang rakyat untuk Bank Century," terang Adhie.
 
Adhie mengingatkan, meskipun di dalam negeri ada wapres (Jusuf Kalla) yang secara ketatanegaraan bertanggungjawab atas pemerintahan bila presiden di luar negeri, tapi menyangkut kebijakan Bank century, menteri keuangan tetap berkomunikasi, bahkan sangat intensif, dengan Presiden SBY di AS.
 
"Nah, apabila KPK berhasil memperoleh sadapan percakapan SBY, Sri Mulyani dan Boediono saat itu, maka missink link Centurygate yang tidak bisa dibongkar Pansus DPR bisa ditemukan. Sehingga konfigurasi atau puzle Centurygate bisa terbaca secara lengkap dan komprehensif," pungkas Adhie. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya