Berita

yusril ihza/net

AKSI PENYADAPAN

Bandingkan dengan Soeharto, Yusril Sesalkan Sikap Pemerintahan SBY yang Lembek

SELASA, 19 NOVEMBER 2013 | 07:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Langkah pemerintah Indonesia yang hanya mau memanggil Duta Besar Australia menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia sekarang ini masih bersikap lunak terhadap Australia yang nyata-nyata telah menggunakan fasilitas keduataan untuk menyadap.

"Dubes hanya dipangil oleh Kemenlu untuk 'koordinasi' yang tidak jelas apa maksudnya," kata mantan Menteri Sekretaris Negara, Yusril Ihza Mahendra, dalam akun twitter-nya, Senin malam (18/11).

Yusril pun mengira, Dubes Australia dipanggil hanya untuk di-briefing mengenai sikap RI yang mengutuk penyalahgunaan fasilitas diplomatik untuk kegiatan spionase.


Sikap Pemerintah RI sekarang ini, lanjut Yusril, beda jauh dengan sikap Presiden Suharto yang tegas terhadap Uni Soviet pada akhir tahun 1970-an. Waktu itu sejumlah diplomat Soviet memata-matai Indonesia, temasuk staf penerbangan Airofolt.

Pemerintah Suharto pun mengusir diplomat Soviet tersebut dan minta negaranya mengurangi jumlah diplomatnya di Jakarta. Bahkan, penerbangan Airoflot dari Moscow ke Jakarta juga ditutup oleh Pemerintah Suharto.

"Pemerintah RI sekarang ini begitu lembek sikapnya terhadap negara asing yg menginjak-injak kehormatan kita sebagai sebuah bangsa," sesal Yusril. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya