andreas paraeira/net
andreas paraeira/net
"Pemerintah RI, termasuk Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa terlalu naif," kata Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Andreas Hugo Paraeira, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 18/11) terkait dengan aksi penarikan Duta Besar Indonesia di Australia.
Andreas mengingatkan lagi, aksi penyadapan Australia ini merupakan akibat dari prinsip politik luar negeri SBY yang thousand friends zero enemy yang naif utopis. Padahal seharusnya, pemerintahan SBY lebih realistis dan menyadari bahwa karakter hubungan internasional secara universal memang lebih realis ketimbang idealis-utopis.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39
Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01