Berita

Sinarman Jonathan/net

Bos Indomaret: PMI Semakin Dipercaya Masyarakat karena Dipimpin JK

SENIN, 18 NOVEMBER 2013 | 16:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bantuan untuk korban topan Haiyan di Filipina melalui Palang Merah Indonesia (PMI) terus mengalir. Setelah MNC Group, kini PT Indomarco Prismatama menyerahkan donasinya pada PMI.

Dalam konferensi pers di markas PMI, Jakarta, (Senin, 18/11), Direktur Utama PT Indomarco Prismatama, Sinarman Jonathan, menyatakan bahwa donasi ini bukan dari perusahaan melainkan dari konsumen. "Jadi acara ini adalah penyerahan donasi sumbangan dari para pelanggan Indormaret pada Palang Merah Indonesia," kata Sinarman.

Bos Indomaret itu mengungkapkan bahwa ini adalah kali kedua jaringan minimarket itu memberikan sumbangan konsumennya pada PMI.


Tentang pemilihan PMI sebagai tujuan untuk menyalurkan sumbangan konsumennya, Sinarman mengaku sejak berada dibawah kepemimpinan JK, PMI saat ini sangat bisa diandalkan dan dipercaya sebagai organisasi untuk mengelola dana bantuan dan kemanusiaan.

"Karena, saya melihat PMI dengan Pak JK sebagai ketuanya sangat bisa diandalkan dan dipercaya sehingga orang mau menyumbang ke PMI," ujar Sinarman.

Sinarman menyatakan dirinya gembira memberikan fasilitas sumbangan dari pelanggan. Sumbangan per orangnya, kata Sinarman, memang tak besar, tapi setelah terkumpul jadinya begitu besar. Dalam kesempatan itu, sumbangan yang dikumpulkan dari konsumen dan disalurkan ke PMI sejumlah Rp 6,8 miliar.

“Yang paling banyak menyumbang adalah Indomaret cabang Parung Bogor dan Surabaya,” katanya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya