Berita

tantowi yahya/net

Banyak Kader Disenangi Publik, Tantowi Yahya Tegaskan Pencapresan ARB Final

SENIN, 18 NOVEMBER 2013 | 08:05 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Partai Golkar bahagia dan bangga karena banyak kadernya yang disenangi masyarakat. Itu menunjukkan bahwa kader-kader Golkar bekerja dengan hati dalam menjalankan amanah sebagai politisi yang baik, santun dan dapat dipercaya, sehingga mendapat apresiasi dari rakyat.

"PG memang dari dulu dikenal sebagai laboratorium penghasil calon pemimpin bangsa. Setiap kader wajib dekat dengan rakyat, bekerja dengan landasan filosopi karya-kekaryaan," kata Wakil Sekjen DPP Golkar, Tantowi Yahya, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 18/11).

Pernyataan Tantowi ini terkait dengan hasil survei Lembaga Klimatologi Politik (LKP) yang menyebutkan bahwa banyak kader Golkar yang memiliki angka elektoral cukup tinggi. Berdasarkan survei LKP itu misalnya, angka elektabilitas Jusuf Kalla mencapai 15,2 persen; Priyo Budi Santoso 13,9 persen; Akbar Tanjung 7,9 persen; Fadel Muhammad 6,7 persen; Agung Laksono 4,2 persen; dan Idrus Marham 3,5 persen. Sedangkan elektabilitas Aburizal Bakrie sendiri 9,2 persen.


Sementara terkait dengan penilaian LKP bahwa elektabilitas partai terus meningkat, dan disaat yang sama elektabilitas capres Golkar, dalam hal ini Aburizal Bakrie, cenderung stagnan, Tantowi mengatakan bahwa hal ini terjadi karena semua caleg sedang giat melakukan sosialisasi di daerah pemilihan masing-masing. Dan ini tentu saja membuat Golkar semakin dekat dengan rakyat, sebagaimana termanifestasikan dalam survei LKP tersebut.

Tantowi sendiri tidak sepenuhnya setuju bila elektabilitas ARB, begitu Aburizal disapa, dinilai cenderung stagnan. Sebab meskipun memang berada di bawah eletbalitas partai, namun elektabilitas ARB juga secara konsisten terus naik.

"Dengan demikian tidak ada rencana DPP untuk mengevaluasi pencapresan ARB. Sebaliknya, setiap kader komit untuk memenangkan ARB dalam Pilpres mendatang. Dan ini adalah salah satu menu di Rapimnas V minggu ini," demikian Tantowi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya