Berita

achmad rubaie/net

Wibawa MK harus Dikembalikan agar Lima Fungsinya Berjalan dengan Baik

MINGGU, 17 NOVEMBER 2013 | 17:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kewibawaan dan kredibilitas Mahkamah Konstitusi (MK) sudah seharusnya melebihi kewibawaan dan kredibilitas lembaga-lembaga negara yang lain.

Pasalnya, MK setidaknya mempunyai lima fungsi, yang tak dimiliki lembaga lainnya. Yaitu, sebagai the guardian of the constitusion (lembaga pengawal dan penjaga konstitusi); the guardian of democracy (lembaga pengawal demokrasi); the sole interpreter of the constitution (lembaga penafsir tunggal konstitusi); dan MK sebagai lembaga pelindung hak konstitusional warga negara (the protector of citizen's constitutional rights).

Demikian disampaikan anggota DPR Achmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 17/11).


Namun, peristiwa beruntun yang menimpa MK merontokkan kewibawan lembaga yang saat ini dipimpin Hamdan Zoelva tersebut. Peristiwa itu mulai penangkapan Akil Mochtar yang disusul amuk massa dari salah satu pendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Provinsi Maluku karena mereka tidak puas atas putusan MK.

Karena itu, menurut politikus PAN ini, imbauan Presiden SBY agar MK segera memulihkan kewibawaan sangat relevan supaya lima fungsi MK dapat dijalankan dengan baik.

"Imbauan Presiden SBY agar MK bisa mengembalikan kewibawaan, bukan saja harapan Presiden tapi harapan kita semua seluruh anak bangsa. Namun jika kewibawaan MK tidak segera pulih, publik ragu apakah kelima fungsi MK tersebut masih bisa diperankan MK?" demikian Rubaie. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya