Berita

bambang soesatyo/net

Hukum

Istana: KPK, Jangan Ragu Tetapkan Bamsoet sebagai Tersangka!

MINGGU, 17 NOVEMBER 2013 | 15:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi dituntut untuk menetapkan Bambang Soesatyo sebagai tersangka dugaan korupsi Simulator SIM di Korps Lalu Lintas  Mabes Polri.

"Kita senang pemberantasan korupsi makin berjalan pada relnya. Namun keadilan tidaklah boleh memilih-milih. Demi keadilan jangan ragu tetapkan Bambang Soesatyo sebagai tersangka," ujar Staf Khusus Presiden SBY, Andi Arief, kepada redaksi, Minggu (17/11).
 
Dalam persidangan di Tipikor, AKBP Teddy Rusmawan selaku Ketua Panitia Lelang Simulator SIM memberi kesaksian bahwa Bamsoet salah seorang dari empat anggota Dewan yang menerima uang Rp 4 miliar dari proyek Simulator SIM. Teddy mengaku menghitung sendiri uangnya, dibungkus dengan kardus lalu diserahkan di salah satu cafe di Plaza Senayan. Uang diserahkan atas perintah Irjen Djoko Susilo selaku Kepala Korlantas.


Pengakuan yang sama juga disampaikan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin. Nazar menyebut Bamsoet yang kini menjabat Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar terlibat proyek Simulator SIM.

Pengakuan Nazar diperkuat oleh Direktur PNBP di Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Askolani, yang menyatakan bahwa dirinya ketika menjalani pemeriksaan KPK dicecar seputar angka penetapan Pagu PNBP Polri yang digunakan untuk mengajukan proyek simulator SIM. Askolani membenarkan ada rapat antara pihak dari Polri, pimpinan Banggar dan Panja Komisi III DPR untuk menentukan pagu PNBP Polri terkait proyek pengadaan Simulator SIM ini.

Andi Arief mengatakan masyarakat menanti tindak lanjut penyelidikan atas keterlibatan Bamsoet dalam kasus Simulator SIM. Penyelidikan penting dituntaskan agar kesan Bamsoet dilindungi orang kuat yang bisa mengatur hukum bisa terjawab kebenarannya.

"Rasa keadilan untuk anggota DPR dan rakyat biasa, antara kaya dan miskin, dari partai apapun  harus sama dan sepadan. Keadilan buat semua," imbuh Andi Arief.

Bukan hanya dalam kasus Simulator SIM, Andi Arief mempertanyakan keengganan Kejaksaan dan Kepolisian memeriksa Bamsoet untuk mencari tahu keberadaan buron negara yang juga pemilik Century, Refat-Hesyam. Patut diduga Bamsoet mengetahui keberadaan Rifat-Hesyam dan sering berhubungan.
 
"Aparat hukum bisa menangkap Nazaruddin di Cartegena. Tapi terhadap dia (Bamsoet) yang tahu dimana buronan (Century) tidak ada tindakan hukum apa-apa. Kita percaya KPK dan aparat hukum tak akan tebang pilih," demikian Andi Arief yang biasa dipanggil AA.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya