Berita

foto:net

Dunia

Peringatan Darurat Dikeluarkan Pasca Bentrok di Tripoli

MINGGU, 17 NOVEMBER 2013 | 15:06 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah Libya mengeluarkan peringatan darurat selama dua hari pada Minggu pagi (17/11). Peringatan ini dikeluarkan pasca terjadi bentrokan berdarah antara demonstran dan sebuah kelompok militan di Tripoli.

Tidak hanya itu, Perdana Menteri Ali Zeidan juga menuntut agar semua milisi, tanpa terkecuali, yang menembaki warga sipil meninggalkan ibukota Libya secepatnya.

"Masyarakat tidak bisa terima atas kehadiran kelompok bersenjata yang mengintimidasi negara," kata Zeidan, seperti dikabarkan Al-Arabiya (Minggu,17/11).


"Demonstrasinya damai dan telah diizinkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Namun, para demonstran malah ditembaki (militan asal Misrata) pada saat mereka memasuki distrik Gharghur," ungkapnya.

Pemerintah baru Libya hingga kini masih berusaha mengatasi banyaknya militan bersenjata. Mereka juga menolak seruan pemerintah untuk menyerahkan senjata atau bergabung dengan pasukan keamanan nasional, sehingga hal ini menimbulkan ancaman bagi stabilitas negara.

Sementara jumlah korban dari protes anti-milisi di ibu kota Libya, Tripoli certatan 40 orang tewas dan lebih dari 400 orang mengalami cedera. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya