Berita

bantuan keamanan/net

Dunia

China Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Filipina

MINGGU, 17 NOVEMBER 2013 | 13:36 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah China berencana segera mengirim bantuan penyelamatan dan tim medis ke Filipina yang saat ini tengah dilanda bencana topan Haiyan.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei pada Sabtu (16/11). Ia juga menyampaikan bahwa China turut prihatin atas situasi bencana yang menerjang Filipina.

Dikatakan Hong, China saat ini masih mempertimbangkan bantuan kemanusiaan apa yang pantas dikirim ke daerah bencana. Ini agar bantuan yang dikirim benar-benar bermanfaat dan diperlukan oleh para korban. Namun begitu, Hong menjanjikan bahwa China akan mengirim bantuan bencana ini sesegera mungkin.


"Yang pasti, tim medis sudah dipersiapkan untuk dikirim kesana. Tim penyelamat Blue Sky, yang berafiliasi dengan Palang Merah China, dan tim penyelamat non pemerintah lainnya juga menyatakan kesediaan mereka untuk bergabung membantu bencana di Filipina," ujar Hong, seperti diberitakan kantor berita Xinhua (Minggu, 17/11).

Berdasarkan data terbaru dari Dewan Manajemen dan Pengurangan Resiko Bencana Nasional (NDRRMC) pada Jumat malam (16/11), jumlah orang yang tewas akibat tiupan topan super ini meningkat menjadi 3.621, sementara korban hilang sekitar 1.140 dan 12.165 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya