Berita

omar al bashir/net

Dunia

Sudan Berencana Gelar Operasi Militer untuk Membasmi Kelompok Bersenjata

MINGGU, 17 NOVEMBER 2013 | 13:05 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah Sudan berencana melakukan operasi militer untuk melawan kelompok bersenjata di daerah konflik demi mempertahankan kedaulatan negara dan
melindungi penduduk sipil.

Kemarin, Presiden Sudan, Omar Al-Bashir mengatakan, keamanan dan langkah-langkah militer ini ditujukan untuk mencerminkan kemampuan negara dalam melindungi warga sipil dan memberlakukan aturan hukum.

"Ini adalah pesan jelas bagi siapa saja yang membawa senjata untuk meneror warga atau memaksakan agenda mereka pada negara. Penyelesaian masalah hanya bisa dicapai melalui dialog dan negosiasi, bukan melalui perang dan pertempuran," katanya, seperti dilansir Global Times (Minggu, 17/11).

"Ini adalah pesan jelas bagi siapa saja yang membawa senjata untuk meneror warga atau memaksakan agenda mereka pada negara. Penyelesaian masalah hanya bisa dicapai melalui dialog dan negosiasi, bukan melalui perang dan pertempuran," katanya, seperti dilansir Global Times (Minggu, 17/11).

Al-Bashir juga kembali menyerukan agar kelompok bersenjata di Darfur, Blue Nile dan Kordofan untuk menghentikan pertempuran dan datang ke meja perundingan dengan pemerintah.

Wilayah Darfur, Sudan telah dilanda konflik bersenjata sejak 2003. Juga, Kordofan dan Blue Nile yang telah terusik akibat bentrokan bersenjata antara tentara Sudan dan Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan sejak 2011. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya