Berita

ahok/net

Olahraga

Ahok: Pelajar Harus Punya Kesempatan Belajar Teknologi

SABTU, 16 NOVEMBER 2013 | 19:03 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berharap generasi muda Jakarta khususnya pelajar dapat memiliki kesempatan untuk belajar tentang teknologi lebih dalam lagi. Sehingga di masa depan nanti Jakarta dapat menciptakan generasi muda yang kreatif dan mampu mensejajarkan Indonesia dengan negara-negara maju dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan.

"Kalau kita lihat negara-negara maju. Anak-anak sudah dilatih untuk kreatif. Sementara kita masih terbatas. Makanya dengan adanya event seperti ini, kita sangat dukung. Ini akan mendorong supaya anak-anak kita sejajar dengan anak-anak negara maju," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini usai melihat acara Special VIP Tour Of The World Robotic Olympiade 2013 di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (16/11).

Namun, mantan Bupati Belitung Timur ini menyayangkan impian tersebut masih jauh dari harapan. Pasalnya, sistem pendidikan di DKI masih amburadul lantaran dinas pendidikan kurang optimal menggunakan dana pendidikan yang disalurkan melalui APBD DKI.


"Makanya anak-anak memang kita harus dipersiapkan. Hanya masalahnya tidak semua anak memiliki kesempatan seperti anak-anak yang ada disini kan (anak-anak yang mengikuti kompetisi robot). Makanya kita harus dorong. Bagaimana supaya belanja pendidikan malah tak karuan, dan tak berguna," keluhnya.

Agar sistem pendidikan di DKI berjalan dengan baik, Ahok mengaku akan belajar dengan Denmark. Melalui duta besar Denmark untuk Indonesia, Ahok berharap dapat dalam mempelajari sistem pendidikan di Denmark yang tidak hanya berfokus pada kecerdasan otak anak. Namun juga pada kecerdasan emosional anak semata.

"Makanya kita belajar banyak dari duta besar Denmark ini. Anak-anak di Denmark, belajar 1 jam dan 15 menit lainnya untuk main. Jadi bukan belajar terus. Makanya anak-anak yang main di lapangan akan lebih berkembang dan cerdas dibandingkan anak yang cuma baca terus," pungkasnya. [ian]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya