Berita

ahmad yani/net

CENTURYGATE

Publik Jangan Terbius oleh KPK!

SABTU, 16 NOVEMBER 2013 | 08:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penahanan mantan Deputi Bank Indonesia (BI), Budi Mulya, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan sesuatu yang mengejutkan. Sebab penahanan merupakan proses yang biasa dalam kasus hukum.

Demikian disampaikan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Yani, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 16/11).

Pernyataan Yani ini terkait dengan langkah KPK yang menahan Budi Mulya, yang merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Budi Mulya sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Februari 2013.


Hal yang paling penting dinantikan publik saat ini, Yani mengingatkan, adalah konstruksi dakwaan KPK. Bila konstruksi dakwaan KPK tidak jelas, maka penahanan Budi Mulya ini tidak akan menimbulkan efek domino meskipun sudah jelas ada kesalahan Dewan Gubernur BI dalam kasys ini, yang selain ada Budi Mulya sebagai Deputi, juga ada Mirada S Goeltom sebagai Deputi Senior dan Boediono sebagai Gubernur BI.

"Publik jangan terbius oleh KPK. Kita lihat dulu konstruksi dakwaan KPK apakah jelas atau tidak," tegas Yani. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya