Berita

PPI Segera Laporkan KPK ke Mabes Polri

JUMAT, 15 NOVEMBER 2013 | 20:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO


Tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah isi Rumah Pergerakan milik ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang terletak di Jalan Teluk Langsa, Duren Sawit, Jakarta telah melanggar hukum.

Begitu alasan Jurubicara PPI Mamun Murod yang mengaku akan melaporkan tindakan KPK ini ke Mabes Polri.

"Kita (PPI) lagi menyusun surat untuk ke Mabes. Mau laporkan KPK ke Mabes Polri," ujar Mamun usai menjadi moderator dalam diskusi mingguan bertajuk 'Pemilu 2014 dan Prospek Pemerintahan Presidensial' di markas PPI Duren Sawit, Jakarta (Jumat, 15/11)

"Kita (PPI) lagi menyusun surat untuk ke Mabes. Mau laporkan KPK ke Mabes Polri," ujar Mamun usai menjadi moderator dalam diskusi mingguan bertajuk 'Pemilu 2014 dan Prospek Pemerintahan Presidensial' di markas PPI Duren Sawit, Jakarta (Jumat, 15/11)

Mamun berharap berkas-berkas laporan bisa segera selesai dan pelaporan bisa dilakukan paling lambat minggu depan.

Lebih lanjut, ia menanggapi pernyataan Ruhut Sitompul yang menyindir PPI. Politisi nyentrik Demokrat tersebut menyindir bahwa rumah itu bukan milik organisasi PPI lantaran tidak ada plang yang menunjukkan itu markas PPI.

"Saya memang tak paham hukum, tapi menggeledah rumah ini kan melanggar. Kalau kata Ruhut nggak ada plangnya, itu ada plangnya," tandas Mamun seraya menunjuk plang PPI yang terdapat di depan pintu samping.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya