Berita

wiranto/net

Wiranto: Indonesia Butuh Pemimpin Berani yang Berani Menggulirkan Perubahan

JUMAT, 15 NOVEMBER 2013 | 13:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, Indonesia membutuhkan pemimpin perubahan dan pemimpin yang berani mengambil keputusan. Tanpa pemimpin perubahan, Indonesia akan terus tersandera berbagai permasalahan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Hanura saat membekali Caleg Hanura se-Sulawesi Utara di Manado. Dalam kesempatan ini, Wiranto pun berpesan kepada para caleg Hanura untuk selalu menggunakan hati nurani dalam setiap langkah politik dan selalu amanah untuk mensejahterakan rakyat.

"Untuk itulah Hanura lantas memiliki slogan bersih, peduli dan tegas serta menggulirkan semangat gerakan perubahan dengan hati nurani," kata Capres Hanura ini, yang hadir bersama dengan Hary Tanoesoedibjo.


Wiranto mengapresiasi kehadiran 388 caleg, yang terdiri dari caleg DPR RI sebanyak enam orang, DPRD provinsi 45 orang, dan caleg DPRD dari 15 kabupaten dan kota sebanyak 337 orang, dalam pembekalan ini (Kamis, 14/11). Pembekalan itu sendiri merupakan pembekalan ke-28 yang digelar oleh Bapilu Hanura.

Dalam kesempatan yang sama, Hary Tanoesoedibjo, yang merupakan Cawapres Hanura, mengatakan bahwa saat ini rakyat didera dengan berbagai permasalahan, seperti ekonomi, pendidikan, hingga korupsi. Dan untuk mengatasi semua persoalan bangsa yang besar dengan potensi yang melimpah ini adalah pemimpin berkarakter yang tegas dan berani untuk menyelesaikan masalah yang semakin kompleks dan menumpuk.

"Pemimpin yang tegas akan mampu memimpin dan mengelola negeri ini, dan akan menjadi sosok pemersatu di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk," kata Hary sambil menyebutkan tiga kriteria ideal pemimpin adalah memiliki integritas dan kejujuran, memiliki kapasitas untuk menangani masalah Indonesia sekaligus menjadi inspirator bagi bangsa, dan tegas mengambil keputusan yang memihak pada rakyat. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya