Berita

Ali Masykur Musa/net

Politik

Cak Ali: Indonesia Butuh Pemimpin yang Melayani Rakyat

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 22:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Saat ini Indonesia memiliki segudang masalah hukum, ekonomi, dan intoleransi. Mengatasi hal itu diperlukan sosok pemimpin yang negarawan, pluralis, dan berani mengambil resiko.

"Pemimpin masa depan diharapkan mampu fokus pada tugasnya melayani kepentingan rakyat, bukan yang lain," ujar peserta konvensi capres Partai Demokrat, Ali Masykur Musa dalam rilisnya, Kamis (14/12)

Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ini menegaskan, syarat utama untuk menjadi pemimpin adalah perpaduan aspek kapasitas dan integritas, bukan semata populer atau pintar dan bergelar panjang. Pemimpin ke depan adalah seorang negarawan, mampu menjadi role model bagi masyarakat melalui kredibilitas dan integritas yang dibangun.


"Wawasan kebangsaan dan komitmen multikulturalisme yang tinggi adalah salah satu poin penting," tegas Cak Ali, panggilan akrabnya.

Cak Ali yakin, seorang pemimpin yang mampu merangkul semua golongan akan bertindak adil dalam menyebarluaskan pemerataan pembangunan dan mampu memberikan fasilitas/kemudahan untuk seluruh rakyat tanpa pandang golongan. Tantangan Indonesia ke depan, kata dia, bukan hanya meningkatkan pendapatan negara, tetapi secara adil mampu meratakan pembangunan.

Untuk itu, Cak Ali menghimbau kepada masyarakat yang sudah menjadi pemilih dalam Pemilu 2014, terutama kaum muda, untuk lebih jeli dalam mengenal figur pemimpinnya. Kata Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini, pemilih harus mencari pemimpin yang peduli dengan budaya dan martabat bangsa Indonesia.

"Kuncinya adalah pemimpin pluralis yang mampu menyajikan keadilan dan kemakmuran," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya