ilustrasi/net
ilustrasi/net
Kekecawaan ini masyarakat ini, kata Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, terjadi karena ekspektasi masyarakat kepada MK selama ini begitu besar. Masyarakat telah memberikan kepercayaan penuh kepada MK, namun akhirnya mereka merasa dibohongi.
"Tetapi menurut saya, kita juga perlu proporsional menilai MK. Kalau Akil korupsi, tidak serta merta bisa dikatakan semua Hakim Konstitusi juga korupsi. Tidak benar mengeneralisir begitu," kata Said kepada Rakyat Merdeka Online beberpa saat lalu (Kamis, 14/11).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39
Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01