Berita

Rusuh, Upaya MK Pulihkan Wibawa Kian Berat

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 15:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Amuk massa di ruang sidang Mahkamah Konstitusi membuktikan betapa hancurnya wibawa hukum negeri ini di mata rakyat.

Peristiwa memalukan ini terjadi saat sekelompok massa menolak putusan sidang sengketa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Maluku sekitar pukul 11.30 WIB tadi.

"Aksi anarkis massa ini kian memberatkan langkah MK yang sedang berupaya keras memulihkan wibawanya pasca penangkapan Akil Mochtar. Polisi harus bertindak tegas karena aksi massa itu tidak bisa ditoleransi sama sekali," tegas Sekjen DPP Barisan Indonesia (Barindo) Fajar Riza Ul Haq, (Kamis, 14/11).


Menurut Fajar, keberanian massa di "istana keadilan" republik ini dipicu oleh runtuhnya kepercayaan dan rasa hormat publik terhadap MK akibat kasus yang suap sengkata pilkada yang menjerat Akil Mochtar.

"Ini buntut kasus kemarin. Harus ada terobosan berani dari MK untuk segera memulihkan kepercayaan. Perlu dipertimbangkan untuk merombak jajaran hakim MK. Publik masih skeptis jika MK masih diisi hakim-hakim yang diragukan tidak mengetahui perilaku Akil," demikian Fajar. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya