Berita

yusril ihza/net

Yusril Ihza: Kerusuhan di Gedung MK Sungguh Memprihatinkan

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 15:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kerusuhan yang terjadi di ruang sidang Mahkamah Konstitusi sungguh memprihatinkan. Rusuh tersebut terjadi akibat ketidakpuasan salah satu pihak atas putusan MK dalam sengketa Pilkada Provinsi Maluku.

"Putusan pengadilan betapapun tidak menyenangkan haruslah tetap dihormati. Kita harus mendewasakan diri," ujar pakar hukum tata negara Prof. Yusril Ihza Mahendra dalam akun Twitter-nya (Kamis, 14/11).

Sepanjang hidupnya, Yusril mengaku sering tidak puas dengan putusan Pengadilan. Namun mantan Menteri Sekretaris Negara ini selalu menahan diri, termasuk mengingatkan klien dan pendukung agar jangan buat masalah di Pengadilan.


Walaupun kecewa dengan pertimbangan hukum majelis dan putusannya, Yusril tetap diam dan tidak mengeluarkan kata apapun ketika Ketua Majelis membacakan putusan. Dia tetap berdiri ketika majelis meninggalkan sidang, walau tak puas dengan putusan.

Karena itu, Yusril berharap, apa yang terjadi di gedung MK siang ini hendaknya menjadi pelajaran bagi semua warga bangsa agar menghormati proses hukum.  "Supaya kita tetap dapat menyebut diri kita sebagai bangsa yang beradab can menjunjung tinggi prinsip negara hukum," kicaunya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya