Berita

Mencekam, Hakim MK Dikejar-kejar

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 13:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sidang gugatan Pilkada Provinsi Maluku yang digelar di Mahkamah Konstitusi berlangsung rusuh. Belum diketahui pasti penyebab kerusuhan di lembaga yang dipimpin Hamdan Zoelva itu.

Informasi yang dihimpun, kerusuhan dipicu karena para pihak terlibat berteriak saat majelis membacakan putusan perselisihan pemilu kepada daerah provinsi Maluku dengan perkara No: 94/PHPU.D-XI/2013.

Saat sidang berlangsung, pengamanan internal dan aparat kepolisian yang berjaga-jaga sebenarnya sudah berupaya mengendalikan. Namun, karena antar kedua kubu semakin tidak terkendali, kerusuhan merebak di tengah ruang sidang.


Massa yang terlibat sudah saling serang dan adu fisik.

Akibat kerusuhan ini ruang sidang tempat para hakim memutus kasus, terlihat berantakan. Bahkan ada kursi dan meja yang dihancurkan massa.

"Suasananya cukup mencekam. Ada beberapa orang yang berusaha mengejar hakim MK," kata seorang saksi, seperti dikutip dari JPNN.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kerusuhan. Aparat keamanan MK dibantu kepolisian, terlihat berusaha menenangkan massa dan mengawal agar kerusuhan tidak berdampak lebih besar. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya