Berita

presiden sby/net

Rakyat Lebih Senang SBY Jawab Kritik dengan Kerja dan Bukan dengan Buku

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 11:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Buku Selalu Ada Pilihan merupakan buku yang ditulis SBY sendiri. Dalam buku itu, SBY akan menjawab semua gunjingan, kritik, cemooh dan fitnah.

Pemerhati kebijakan publik, Muhammad Misbakhun, pun mempertanyakan rencana SBY meluncurkan buku, yang katanya ditulis di saat senggang sejak 2014.

Sebab menurut Misbakhun, sebagai seorang presiden, SBY harus bisa memaknai kritik yang ditujukan kepada dirinya sebagai bentuk dinamika demokrasi, dan bagian dari kebebasan berpendapat.  Kritik kepada presiden harus dijawab dengan bekerja keras untuk membuktikan bahwa kritik tersebut sepenuhnya tidak benar atau sebagian dari kritik sudah dikerjakan oleh pemerintah.


"Apakah kritik akan selesai bila dijawab dengan buku oleh presiden? Apakah tidak akan menimbulkan polemik baru bila jawaban kritik presiden oleh presiden di bukunya tidak mengena sebagai jawaban? Sebaiknya, bila presiden masih punya waktu senggang lebih baik waktunya lebih banyak lagi digunakan untuk bekerja lebih riil untuk kepentingan rakyat.," kata Mibakhun dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 14/1).

Fungsionaris DPP Golkar ini pun mengingatkan bahwa angka pengangguran di Indonesia masih tinggi. Di saat yang sama, human development index Indonesia masih kalah dengan Vietnam. Bahkan peringkat Doing Business  Indonesia naik turun, dan memburuk. Belum lagi penegakan hukum yang penuh masalah karena penegakan hukum yang tebang pilih.

"Harapan saya, terbitnya buku tersebut tidak sekedar hanya untuk dicatat sebagai buku yang terbit saat menjabat presiden seperti empat album lagu tidak laku dan akun di twitter pribadi presiden SBY. Percayalah, rakyat lebih senang punya presiden yang menjawab kritik dengan kerja. Bukan dengan buku," demikian Misbakhun. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya