Berita

ilustrasi/net

Publika

Tanggapan Surat Terbuka untuk Peter Sondakh

RABU, 13 NOVEMBER 2013 | 15:20 WIB

MENANGGAPI surat pembaca pada tanggal 24 Oktober 2013 berjudul “Surat Terbuka Untuk Bapak Peter Sondakh” tentang koper yang terbawa oleh sebuah taksi di bandara, kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Namun dari hasil penyelidikan internal, tidak ada barang koper yang dimaksud oleh pelapor. Demikian juga potongan gambar dari rekaman CCTV yang dibawa oleh pelapor sebagai bukti, tidak dapat teridentifikasi bahwa unit mobil yang ada di dalam rekaman merupakan Taksi Express.

Kami sampaikan pula bahwa setelah menerima laporan, manajemen Express Group telah melakukan broadcast pengumuman melalui radio dan sistem Digital Dispatch System (DDS) unit taksi. Laporan ini juga telah dimasukkan ke seluruh pool taksi-taksi Express di bagian barang tertinggal/terbawa. Namun tidak ada juga barang tertinggal yang dimaksud.

Pihak Express Group juga telah melakukan GPS tracking terhadap unit-unit taksi yang beroperasi pada terminal 1B. Seluruh unit taksi Express telah dilengkapi perangkat GPS, teknologi terkini yang bisa memantau seluruh pergerakan unit taksi secara rinci. Namun dari hasil GPS tracking yang dilakukan pada rute dan menit yang dimaksud, tidak ditemukan adanya unit Express pada rute dan jam tersebut.


Pelapor dan Express Group juga telah bertemu pada tanggal 13 Oktober 2013 di kantor Express Group. Pelapor membawa potongan gambar dari rekaman CCTV bandara pada kejadian yang dimaksud oleh pelapor. Namun tidak terlihat dengan jelas bahwa unit taksi tersebut adalah Taksi Express.

Setelah berkonsultasi dengan penasehat hukum dan dikarenakan tidak ada bukti yang dapat membenarkan laporan tersebut, Express Group tidak dapat memenuhi tuntutan yang diminta.

Adapun kejadian ini terjadi di jalur dua terminal 1B bandara Soekarno Hatta, yang merupakan jalur tidak diperbolehkan taksi untuk mengambil penumpang. Untuk itu kami menghimbau kepada para pelanggan untuk mengambil taksi di bandara pada jalur resmi. Sehingga proses kontrol akan lebih mudah dan meminimalkan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, kami juga mengingatkan untuk mencatat nomor pintu taksi Anda. Express Group siap membantu dan peduli terhadap seluruh konsumen kami.[***]

Untuk Informasi lebih lanjut hubungi:

Nurrizati Bukhari
Internal & External Communications Department
PT.Express Transindo Utama, Tbk
Jl.Sukarjo Wiryopranoto No.11
Jakarta 11160 - Indonesia
Telp: 021-2650-7000
Fax: 021-2650-7001

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya