Berita

andi arief/net

Kantor Andi Arief Latih 400 Siswa SD Hadapi Bencana

RABU, 13 NOVEMBER 2013 | 13:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial, bekerjasama dengan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan Jakarta Rescuers kembali mengadakan pelatihan untuk mempersiapkan kesiapan masyarakat menghadapi bencana.  Target pelatihan kali ini adalah kepala sekolah, guru, serta perwakilan siswa kelas 4, 5, dan 6 Sekolah Dasar (SD) yang ada di Jakarta.

Total seluruh siswa dalam kegiatan bertema "Mitigasi Gempa dan Tehnik Penyelamatan Kedaruratan Siswa serta Guru di Gedung Sekolah " ini mencapai 400 orang. Kegiatan ini akan diselenggarakan di Gedung Krida Bhakti Jakarta Pusat, Kamis besok (14/11).

Ke depan, kata Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (BSB), program ini akan dilanjutkan dengan simulasi penyelamatan diri peserta dan demonstrasi penggunaan anjing pelacak untuk mencari korban.


Selain dari BNPB, kegiatan juga akan di isi materi yang cocok untuk pelajar SD oleh Rovicky DP (ketua IAGI), Wanda Hamdah (Public Figure, Aktivis dan DPRD DKI), dan tim dari Koord Jakarta Rescues.  Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan anak perempuan dan lanjut usia merupakan kelompok paling rentan menjadi korban bencana.

"Mereka belum dapat dan tidak bisa menyelamatkan diri sendiri sehingga peluang menjadi korban lebih besar," kata Linda Amalia Sari Gumelar.

Linda, sebagaimana dilansir dari situs www.setkab.go.id, menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana, sehingga perlu dilakukan sejumlah upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap bencana. Untuk itu,peran sejumlah pemangku kepentingan termasuk pemerintah, dunia usaha dan lembaga swadaya masyarakat sangat diperlukan dalam memberikan perlindungan kepada para korban bencana.

"Dalam kondisi bencana kita harus bersama membantu para korban termasuk dalam pemenuhan hak anak yang tidak dapat selalu terpenuhi walaupun dalam keadaan darurat. Dan semua upaya memaksimalkan perlindungan anak kala bencana seperti pelatihan berkala adalah hal yang sangat bagus dan perlu didukung," demikian Linda. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya