Berita

MARUARAR SIRAIT/NET

BUKU SBY

Ketua PDIP Sarankan SBY Ungkap Juga Komitmen Koalisi dan Cara Memilih Menteri

RABU, 13 NOVEMBER 2013 | 08:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

.  Publik masih menunggu apa kira-kira isi buku Presiden SBY berjudul "Selalu Ada Pilihan" yang akan segera diluncurkan. Apalagi kata SBY sendiri, buku ini semacam hak jawab atas berbagai fitnah, cacian, dan tuduhan kepadanya selama ini.

Bagi Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, paling tidak, ada dua hal yang juga mesti disampaikan SBY dalam buku tersebut. Hal ini untuk menjawab rasa penasaran sementara pihak. Persoalan pertama, terkait dengan koalisi yang dibangun, yang diniatkan untuk memperkuat pemerintahan.

"Apa kira-kira isi kesepakatan dan komitmen beliau dalam koalisi itu. Apa saja yang menjadi alasan menjalin koalisi. Ini menarik juga karena dalam perjalannya, dalam kasus Century misalnya Golkar punya sikap yang berbeda, PKS juga berbeda," kata Maruarar dalam talkshow di Tvone, pagi ini (Rabu, 13/11).


Persoalan kedua, pertanyaan Maruarar, terkait dengan orang-orang yang ada di dalam lingkaran SBY. Misalnya, dalam memilih menteri, apakah SBY mendasarkan pilihan berdasarkan meritokrasi yang berbasis pada integritas dan profesionalitas atau bukan.

"Ini juga harus disampaikan Pak SBY. Lalu bagaimana bila ada menteri yang bekerja tidak sesuai harapan. Apa alasan dievaluasi atau tidak dievaluasinya," ungkap Ara, panggilan Maruarar Siarit.

Ara sendiri berkeyakinan, setiap presiden, dari mulai Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati hingga SBY, pasti ada kelebihan dan kekurangan dalam memimpin. Tentu saja, kelebihan tersebut harus diapresiasi dan dilanjutkan, sementara setiap kekurangan patut dievaluasi dan dijadikan pelajaran.

"Saya yakin, setiap orang ada zamannya, dan setiap zaman ada orangnya. Kalau ada orang salah terus, kan keterlaluan, he he," demikian Ara. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya