Berita

Olahraga

Pengawasan Kian Kendor, Pijat Plus-plus di Mersel Merajalela

SELASA, 12 NOVEMBER 2013 | 15:52 WIB | LAPORAN:

Pihak Kelurahan Meruya Selatan, Jakarta Barat, dituntut agar lebih proaktif merazia tempat-tempat yang diduga menjadi sarang bisnis prostitusi di wilayah tugasnya. Pasalnya, beredar kabar panti pijat plus-plus berkedok refleksi tradisional di Mersel kian marak akhir-akhir ini.

"Di sana itu kan tempat pendidikan, salah satunya ada kampus Mercu Buana. Nggak boleh dibiarkankanlah, harus segera ditertibkan," ujar anggota DPRD DKI, Aliman Aat di Jakarta, Selasa (12/11).

Kondisi ini tak bisa dibiarkan begitu saja. Sebab sesuai aturan, Aliman menekankan, perizinan tempat panti pijat jelas melanggar. Lurah Mersel selayaknya segera mengambil tindakan dan pengawasan yang ketat agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


"Lurah tak bisa diam saja dong, lakukan pengawasan ketat," tegas legislator Demokrat dua periode ini.

Senada dengan anggota Dewan Kota Jakarta Barat, Indra Subagyo. Menurut dia, pengawasan yang sudah semakin kendor atau adanya oknum pihak-pihak tertentu yang ikut mengambil keuntungan bisa jadi penyebab bisnis esek-esek di Mersel leluasa berpraktik.

"Satpol PP jangan cuma terpaku pada penertiban tempat hiburan malam di bulan Ramadhan saja, tetapi harus peka juga untuk hal-hal seperti ini," desak Indra.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya