Berita

Gus Sholah, Rommy Fibri dan Natan Setiabudi/rmol

Politik

Gus Sholah Cs Luncurkan Konvensi Rakyat Capres RI 2014

MINGGU, 10 NOVEMBER 2013 | 12:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemilu 2014 seharusnya mampu menjadi momentum yang sangat menentukan bagi perjalanan bangsa Indonesia. Pasalnya, meski sudah 68 tahun merdeka, sebagian besar rakyat Indonesia tidak kunjung sejahtera.

Begitu kata pimpinan pondok pesantren Tebu Ireng, Salahuddin Wahid saat memaparkan dasar pemikiran yang melatari peluncuran "Konvensi Rakyat Calon Presiden RI 2014" di Gedung Joang '45, Jl. Menteng Raya no. 31 Jakarta, Minggu (10/11).

"Konvensi Rakyat ini diharapkan bisa melahirkan pemimpin sejati yang mengerti aspirasi rakyat, sehingga bisa membawa negara menuju negara sejahtera," ujar pria yang akrab disapa Gus Sholah itu.


Gus Sholah, yang dalam hal ini berperan sebagai ketua komite konvensi, mengatakan bahwa konvensi ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai capres.

Dari banyaknya pendaftar itu, komite akan menyaring hingga terseleksi menjadi enam orang. Enam kandidat ini kemudian akan menjalani debat kandidat di enam kota.

"Kemudian peserta Konvensi Rakyat yang ada di peringkat teratas akan diumumkan dan dinegosiasikan dengan partai politik untuk dapat dukungan suara sesuai persyaratan perolehan suara," tambah adik kandung mantan Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Berikut daftar struktural Komite Konvensi Rakyat Capres RI 2014; Ketua Komite Konvensi Rakyat, Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dan Sekretaris Komite Konvensi Rakyat, Rommy Fibri.

Sementara Anggota Komite Konvensi Rakyat lainnya adalah: Pdt. Natan Setiabudi, STh, PhD, Dr. Adnan Buyung Nasution, Jaya Suprana, PhD, Prof. Dr. Frans Magnis Suseno, SJ, Aristides Katoppo, Prof. Dr. Ichlasul Amal, Ir. Hendarmin Ranadireksa, Dr. Yenti Garnasih, SH, MH, Prof.Dr.Asep Warlan Yusuf,SH, MH, Dr. H. Tjuk K Sukiyadi, SE dan H. Wisjnubroto, SH. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya