Berita

jokowi-sby/net

Sentil Jokowi, SBY Gagal Menginspirasi Kepala Daerah

JUMAT, 08 NOVEMBER 2013 | 23:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden SBY tidak sepenuhnya keliru saat mengatakan bahwa kemacetan yang ada di Ibukota merupakan tanggungjawab Gubernur DKI Jakarta. Begitu juga permasalahan daerah lain yang merupakan tanggung jawab masing-masing kepala daerah bersangkutan.

"Tetapi bagi saya, statement tersebut mengandung makna gagalnya konektivitas kepemimpinan," ujar ekonom, Dahnil Anzar Simanjuntak, malam ini (Jumat, 8/11).

Dahnil menjelaskan, era otonomi daerah dan desentralisasi memberikan wewenang yang luas bagi kepala daerah untuk mengurus dan mengelola potensi daerah. Sehingga era ini banyak ditemukan penguasa daerah yang sangat hegemonik. Bahkan, tidak jarang mengabaikan koordinasi vertikal, juga horizontal. Akhirnya yang terjadi jalan "dewek-dewek".


"Jadi perencanaan pembangunan berhenti menjadi dokumen kosong. Tengok saja akhirnya pembangunan ekonomi kita timpang dan bopeng dimana-mana, tanpa konektivitas pembangunan yang benar. Nah, akar lemah konektivitas ini, ya karena lemahnya konektivitas kepemimpinan SBY sebagai pimpinan tertinggi," ungkapnya.

Menurut Dahnil, SBY tidak mampu menginspirasi atau mendorong kepala-kepala daerah untuk menggunakan semua potensi demi kepentingan rakyat. Oleh sebab itu, ke depan dibutuhkan konektivitas kepemimpinan yang kuat.

"Tentu dengan Presiden yang mampu merangkai konektivitas kepemimpinan itu dengan baik dan benar, yang menjadi sumber inspirasi bagi kepemimpinan di bawahnya," demikian dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya