Berita

DPP Demokrat Mau Laporkan Nita Budi Susanti ke SBY

KAMIS, 07 NOVEMBER 2013 | 17:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. DPP Demokrat berjanji akan melaporkan Nita Budi Susanti kepada Ketua Umum Demokrat SBY, Ketua Harian Syarif Hasan, dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono.

"Tuntutan teman-teman sudah sangat jelas, namun kita ini (DPP PD) bukan lembaga peradilan, ini organisasi ada aturan mainnya, tapi kami hargai teman-teman bisa langsung ke pusat, jika nanti terbukti kita pasti akan bertindak," kata Kepala Rumah Tangga Demokrat, Agung di kantor DPP, Jalan Keramat, Jakarta Pusat (Kamis, 7/11).

Menurut Ketua Maluku Utara Goverenment Watch, Yusuf Hasani, tuntutan keluarga besar kesultanan Ternate sudah sangat jelas, setelah melaporkan Nita ke Bareskrim Polri, adalah meminta DPP memecat keanggotan Nita Budi Susanti sebagai anggota DPR RI dan mencabut mandatnya kepada Nita sebagai Caleg DPR RI dapil Maluku.


"Karena bagi kita, sikap dan prilaku Nita sudah mencedrai keberadaban masyarakat Terante, sehingga bagi kita dia tidak layak menjadi wakil rakyat," kata Yusuf.

Satu contoh, katanya, Nita telah melakukan dugaan tindak pidana penipuan, dan menggunakan kop surat dan cap kesulatanan dengan tandatangan sendiri untuk kepentingan pribadinya. Kedua, dalam Kesultanan Ternate tidak ada istilah Ratu, namun kondisinya, saat ini Nita menggunakan nama Ratu. Padahal di Ternate tidak memungkinakan wanita menjadi imam dan pemimpinan.

"Dia mau jadi raja disana, ini yang sengaja dibuat untuk mengacaukan suasana yang tidak baik di ternate, sehingga kami mendesak demokrat mengavaluasi Nita di DPR dan di DPP," demikian. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya