Berita

jusuf kalla/net

JK: Agar Target Tercapai, Dakwah Harus Lebih Maju dan Variatif

KAMIS, 07 NOVEMBER 2013 | 01:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla menegaskan, dakwah Islam harus bervariasi dan lebih maju. Hal itu penting, agar target dakwah dapat tercapai.

Hal itu dikatakan pria yang karib disapa JK itu, saat memberikan ceramah pada Muswil DMI Jawa Barat dan Peringatan 1 Muharram, di gedung Pusdai, Bandung, kemarin. Sebelumnya, Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, memberikan arahan di acara yang sama.

"Dakwah harus bervariasi. Tema dakwah mesti beragam, jangan hanya satu tema saja. Harus menjangkau masalah pendidikan, kesehatan, sosial, dan lain sebagainya," kata JK, yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).


Menurut mantan Wakil Presiden tersebut, masjid harus dapat memberikan nilai tambah, jangan hanya sebagai tempat ibadah. Masjid, katanya, harus fungsional dan dirasakan manfaatnya bagi umat di banyak bidang.

"Karena itulah, DMI akan melakukan pembenahan kualitas sound system masjid, mendirikan PAUD berbasis masjid, pos kesehatan di masjid, dan perbankan Islam juga di masjid. Semua ini untuk pemberdayaan dan kemajuan umat dan masjid," ungkapnya.

JK berharap semua dapat tercapai sehingga umat juga sejahtera. DMI, tambahnya, akan terus memberdayakan masjid seperti yang pernah dicontohkan Rasulullah di masa lalu, yakni sebagai pembangun spritual dan kemasyarakatan, kedamaian dan kemajuan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya