Berita

KB Sultan Ternate Datangi Mabes Polri Agar Usut Penipuan Anak Kembar Istri Keempat

RABU, 06 NOVEMBER 2013 | 16:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pelantikan bayi kembar anak yang diklaim oleh istri keempat Sultan Ternate, Nita Budi Susanti, mendapat reaksi penolakan dari keluarga besar Kesultanan Ternate.

Hari ini (Rabu, 6/11), ratusan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Adat, Moloko Kie Raha, Maluku Utara, menggelar aksi di Mabes Polri. Mereka meminta untuk segera mengungkap kasus penipuan yang dilakukan Nita, yang juga anggota DPR RI.

Dalam orasinya, Abdul Kadir Soleman, mengatakan, apa yang dilakukan oleh Nita Budi Susanti telah memberi citra buruk terhadap Kesultanan Ternate. Nita telah menggunakan cop surat kesultanan dan cap Kolano atau Sultan untuk kepentingan pribadinya.


"Tindak pidana ini terkait dengan pelantikan dua bayi kembar sebagai pengganti Sultan Ternate pada tanggal 11 Oktober lalu, kami juga mempertanyakan bayi kembar itu apakah lahir dari rahim Nita Budi Susanti," kata Abdul.

"Asal muasal dua bayi kembar juga dipersoalkan, keluarga menduga Nita tidak hamil sebelumnya, tapi tiba-tiba lahir dua bayi kembar, ini yang kemudian menjadi akar masalah di Kesultanan Ternate," sambungnya.

Abdul meminta Kapolri agar menindaklanjuti persoalan ini, dan  memerintahkan Kapolda Maluku Utara untuk segera menangkap dan menahan para pelaku pengerusakan rumah anak dan keluarga Sultan Ternate.

Sementara itu, putri kedua Sultan Ternate, Wiriawati Mudaffar merasa heran dengan oknum anggota DPR yang melahirkan anak kembar yang tidak jelas lahir dimana, RS apa dan kapan. "Setahu kami, dia tidak hamil, tiba-tiba kenapa lahir anak kembar. Padahal sebagai istri Sultan, kelahiran anak itu merupakan peristiwa besar dan harus diketahui publik, tapi ini tidak jelas," katanya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya