Berita

Olahraga

Warga: Sampai Sekarang Waduk Melati Belum Dikeruk Tuh

SELASA, 05 NOVEMBER 2013 | 17:59 WIB | LAPORAN:

Musim penghujan telah tiba. Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI mengaku saat ini tengah menjalankan proyek pengerukan 12 waduk di Jakarta untuk mengurangi dampak banjir di Jakarta. Salah satunya adalah Waduk Melati.

Namun realita di lapangan Waduk Melati belum disentuh sama sekali. Tak ada gelagat yang menunjukkan adanya proses pengerukan. Padahal kondisi waduk tersebut sudah kian memprihatinkan.

"Sekarang waduknya sudah dangkal banget, paling cuma 2-4 meter. Air sama lumpur, kebanyakan lumpurnya," kata Amim (56), warga Dukuh Pinggir I RT 02 RW 05 Kebon Melati, Jakpus, Selasa (5/11).


Terlebih saat musim kemarau tiba. Waduk Melati menebar aroma busuk yang menyengat hidung.
Amin yang tinggal tak jauh dari lokasi menuturkan, sepengetahuan dirinya waduk tersebut sudah tak pernah dikeruk lagi sejak tahun 1941. Bahkan tak pernah dilihatnya ada alat berat maupun eskavator yang bekerja mengeruk sampah ataupun lumpur di area tersebut.

Jika pun ada, itu dari Dinas Kebersihan DKI yang selama dua bulan terakhir terus mengeruk sampah yang mengendap. Sementara dari Dinas Pekerjaan Umum hanya mengoperasikan dua pompa di lokasi. Sehingga tak mengherankan jika banjir terus menggenangi area pemukiman di sekitar Waduk Melati.

Hal senada juga dikemukakan Ketua RW 05, Syarifudin.
 
"Buktinya sampai sekarang belum diapa-apain, belum dikeruk tuh waduk. Belum ada perubahan, baru bersih sedikit doang," ujarnya dengan kecewa.[wid] 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya