Berita

sabam sirait/net

Sabam Sirait: Perjuangan Mengembalikan Politik Jadi Suci Tak Boleh Padam

SELASA, 05 NOVEMBER 2013 | 11:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pada dasarnya, politik itu suci. Perilaku para politikus lah yang kemudian menjadikan politik itu kotor. Misalnya dengan perilaku korup, curang atau menipu.

"Tugas kita adalah mengembalikan politik itu menjadi suci. Memang tidak mudah, namun cita-cita itu, idealisme itu, harus diperjuangkan terus menerus," kata politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 5/11).

Dalam waktu dekat ini, Sabam Sirait akan meluncurkan buku berjudul Politik Itu Suci. Ini adalah buku ketiga Sabam setelah sebelumnya menulis buku berjudul Mengerti Demokrasi dan Meniti Demokrasi Indonesia.


Menurut Sabam, perjuangan mengembalikan politik kembali menjadi suci adalah perjuangan yang tidak boleh padam. Boleh jadi, dalam konteks perpolitikan nasional, perjuangan ini akan berhasil. Bisa juga perjuangan ini akan gagal di tengah himpitan pragmatisme politik. Atau, cita-cita ini baru berhasil setelah sekian tahun disuarakan.

"Kita tidak boleh lelah. Harus terus berjuang. Bung Karno dan Tan Malaka, juga sejak awal sudah mengatakan Menuju Indonesia Merdeka atau Mencapai Indonesia Merdeka. Tapi Kemerdekaan baru dicapai beberapa tahun kemudian. Intinya tidak boleh lelah menggapi cita-cita," ungkap Sabam.

Sabam memberi contoh lain. Ide dasar perjuangan bangsa Perancis dan negara Amerika Serikat terangkum dalam tiga kata; liberty, egality, fraternity. Namun cita-cita kebebasan, persamaan dan persaudaran ini belum tercapai sempurna, dan masih terus diperjuangkan.

"Obama menjadi Presiden Amerika juga setelah puluhan tahun Martin Luther King bicara anti-diskrimnasi kulit. Sekali lagi, jangan pernah lelah dalam berjuang, memperjuangkan idealisme," demikian Sabam. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya