Berita

Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Masita Mahmudin

Olahraga

Kevin/Masita Sudah Maksimal

Tumbang di FinalBWF World Junior Championships 2013
SENIN, 04 NOVEMBER 2013 | 09:05 WIB

Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Masita Mahmudin gagal menyabet gelar juara di final BWF World Junior Championships 2013.

Harapan terakhir tim Garuda itu ditumbangkan pasangan China, Huang Kaixiang/Chen Qingchen di Stadion Huamark, Bangkok, kemarin.

“Kami sudah mengeluarkan semua kemampuan. Seharusnya kami bisa menang. Tapi memang ini bukan rezeki kami,” kata Kevin dikutip PBSI, kemarin.


Laga final ganda campuran antara dua pasangan junior ini berlangsung sangat seru. Terutama saat kedudukan match point 20-19. Huang/Chen tinggal meraih satu poin lagi merebut game kedua sekaligus memenangkan pertandingan.

Namun satu servis Huang menyangkut di net, membuat Kevin/Masita mampu menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Hasil ini membuat Kevin/Masita percaya diri dan terbukti berhasil merebut dua poin terakhir dan memperpanjang permainan.

Pada game ketiga, pertandingan kembali diwarnai adu setting saat kedudukan 20-20.

Lagi-lagi servis Huang menyangkut di net, dan poin pun bertambah bagi Kevin/Masita.
Namun, akibat satu pengembalian Masita yang tipis melebar ke sisi kiri lawan, membuat pasangan China ini memenangkan game ketiga sekaligus merebut gelar juara dengan skor akhir 18-21, 22-20, 21-23.

Huang/Chen membalas kekalahan mereka atas Kevin/Masita di babak semifinal nomor beregu antara Indonesia vs China pada minggu lalu. Saat itu Kevin/Masita mengalahkan Huang/Chen dengan skor 19-21, 21-15, 21-16.

“Kevin/Masita sudah habis-habisan di lapangan. Namun mereka kurang beruntung, beberapa kali memimpin tapi belum bisa menyelesaikan pertandingan,” ujar Rudi Gunawan, sang pelatih.

Dengan hasil ini, Indonesia belum berhasil menyamai prestasi tahun lalu. Pada nomor perseorangan BWF World Junior Championships 2012 di Chiba, Jepang, Indonesia membawa pulang gelar campuran lewat pasangan Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti usai mengalahkan Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia di babak final.
 
Hanya saja untuk tahun ini, terdapat peningkatan di nomor beregu yang memperebutkan Piala Suhandinata. Tahun lalu Indonesia berada di peringkat keempat dan meraih medali perunggu. Kali ini Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke babak final. Medali perak diraih Indonesia setelah di final dikalahkan Korea, 2-3. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya