Berita

Valentino Rossi dan Marc Marquez

Olahraga

Marquez Dinasihati Rossi

Jelang Seri Terakhir Motogp
SABTU, 02 NOVEMBER 2013 | 11:42 WIB

Pengalaman buruk Valentino Rossi dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP di Valencia tahun 2006 silam, sengaja dibeberkannya kepada Marc Marquez.
Pebalap muda itu, kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara dunia pertamanya.

Enam tahun silam, The Doctor bertarung ketat dengan Nicky Hayden di klasemen teratas. Rossi yang berhasil merebut start terdepan, berkeyakinan akan menjadi juara dunia. Namun, pada putaran kelima pebalap Italia itu terjatuh. Meski masih mampu melanjutkan balapan, tetapi Rossi finish di urutan ke-13 sehingga yang berhak menjadi juara dunia adalah Hayden. “Saya harap Marquez menjalani situasi yang tidak sama seperti saya di 2006. Meski waktu itu saya unggul beberapa poin namun hasil akhirnya berbeda,” beber Rossi di Crash.

Sehingga, kata The Doctor segala kemungkinan di Sirkuit de la Comunitat masih bisa terjadi. Maka Marquez harus berhati-hati menghadapi seri terakhir yang bakal berlangsung sengit tersebut.

Sehingga, kata The Doctor segala kemungkinan di Sirkuit de la Comunitat masih bisa terjadi. Maka Marquez harus berhati-hati menghadapi seri terakhir yang bakal berlangsung sengit tersebut.

Saat ini Marquez  telah melepas dua kesempatan mengunci gelar juara dunia MotoGP 2013 di Australia dan Jepang. Sehingga penentuan juara dunia harus ditentukan di Valencia sebagai seri penutup.

Pesaing utama rookie asal Spanyol ini adalah Jorge Lorenzo yang sedang dalam kondisi terbaik. Pebalap Yamaha ini dalam 6 balapan terakhir konsisten menaiki podium, sedangkan Marquez hanya sekali.

Kendati demikian, Marquez tidak mempermasalahkan kondisi Lorenzo yang semakin cepat karena selisih poin masih unggul 13 poin dari Lorenzo.

Dengan finish keempat sudah cukup bagi Marquez menyandang mahkota juara dunia. “Saat di Motegi saya berusaha mendahului Lorenzo. Namun saya melihat terlalu banyak resiko sehingga keputusan mendapat 20 poin (podium kedua) adalah pilihan terbaik,” ujar Marquez.

Sekarang yang akan dia lakukan hanyalah berkonsentrasi tampil apik dan bakal memberikan pertunjukkan menarik. “Juara dunia bukanlah target utama. Hanya saja kami (HRC) selalu berusaha tampil terbaik dan menjadi juara dunia.” [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya