Berita

susaningtyas/net

Susaningtyas: Dari Sudut Apapun, Kerja Sama Pertahanan dengan Singapura Pantas Ditolak

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 19:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Persetujuan Kerja Sama Pertahanan atau Defence Cooperation Agreement (DCA) dengan Singapura menodai rasa kebangsaan dan nasionalisme Indonesia.

Demikian disampaikan anggota Komisi I dari Fraksi Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 1/11).

Pernyataan Susaningtyas ini terkait dengan persoalan DCA, yang sudah diperdebatkan sejak 2007. Saat itu, persoalan DCA dikaitkan dan dipaketkan dengan Extradition Treaty atau Perjanjian Ekstradiksi.


Kini persoalan DCA dan ET ini mencuat kembali. Sekretaris Politik Kedutaan Besar Republik Singapura, Terrence Teo, mengklaim, pada 27 April 2007, Singapura dan Indonesia sudah menandatangani ET dan DCA. Namun DPR Indonesia belum meratifikasi perjanjian tersebut.

Susaningtyas mengingatkan, isi DCA membuka pintu bagi Singapura untuk menggunakan wilayah Indonesia empat kali dalam setahun untuk  latihan militer. Sementara Indonesia tidak mendapat apa-apa kecuali perjanjian ekstradisi yang juga masih bergantung pada hukum Singapura.

"Jadi dilihat dari sudut apapun, menurut saya ditolak saja," tegas Nuning, biasa Susaningtyas disapa. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya